Patahkan Sekat

We Care, We Share, We Inspire

Patahkan Sekat
Browsing:

Category: Article

Data terkait Kesehatan Mental di Indonesia

KENAPA HARUS KE PSIKOLOG ATAU PSIKIATER

Oleh: Rafa Yusranti Multazam, Rizki Aulia, Dinda An’nisa Younfa, Putri Hafisyah 1. TENAGA PROFESIONAL KESEHATAN MENTAL DI INDONESIA Jumlah psikiater di Indonesia menurut asumsi.co per Juni 2020 diperkirakan berjumlah 600-800 psikiater. Sedangkan jumlah psikolog klinis anggota Ikatan Psikologi Klinis (IPK) Read more…


Tepat Memilah Informasi di Tengah Pandemi

Sumber Informasi Selama Pandemi Covid-19- Patahkan Sekat

Mudahnya Mengakses Informasi Era yang serba digital saat ini sangat memudahkan sekali bagi kita untuk memperoleh suatu informasi,  salah satunya dalam bentuk teks dari group chat, link, atau bisa dibilang hanya dalam satu ketukan jari. Mudahnya info yang diperoleh mengharuskan Read more…


Dikotomi Kendali selama Masa Pandemi

Dikotomi Kendali selama Masa Pandemi

Sejak awal Maret 2020, Indonesia ramai dengan masalah Covid-19. Kita sebagai masyarakat juga merasakan ketidakpastian kapan pandemi Covid-19 ini akan berakhir. Terhitung hampir lima bulan kita hidup dikelilingi virus tersebut, namun sudah sekitar satu bulan pemerintah mengumumkan akan ada kebijakan Read more…


#PatahkanSekat dalam Bersosial

Patahkan Sekat

oleh Rustiningsih Dian Puspita Editor: Rizki Aulia Kesehatan mental menjadi isu yang banyak dibahas oleh sebagian masyarakat belakangan ini. Bahkan tak jarang juga yang mendiagnosis dan mengklaim bahwa dirinya sedang mengalami gangguan kesehatan mental. Dilansir dari Tirto.id (2018), Riset Kesehatan Read more…


Coping Stress selama #Dirumahaja

Coping stress

oleh Rafa Yusranti Multazam, Rizki Aulia editor Research Team APA ITU STRESS? Stress adalah kondisi dimana adanya kesenjangan antara harapan dan kenyataan atau keinginan dan kemampuan. Stress merupakan hal yang wajar dialami oleh siapa saja. Terdapat banyak hal yang dapat Read more…


Toxic Positivity: Tidak Selamanya Positif Itu Baik

Toxic Positivity

oleh Dinda A. Y. Maqhriza, Rizki Aulia editor Research Team Mendengar kata positif dan negatif sedari kecil hingga dewasa ini kita diajarkan bahwa positif lebih baik daripada negatif. Padahal sejatinya segala sesuatu ada dan diciptakan untuk suatu alasan atau memiliki Read more…